Bersama untuk Menyendiri

Bersama untuk Menyendiri

0
391

Sepertinya perlu diagendakan untuk berkumpul tiap berapa minggu sekali. Berusaha menghargai dan membuat bungah satu sama lain. Saling tahu potensi satu sama lain sehingga dapat membermanfaatkan diri bagi anggota lainnya. Saling bertegur sapa adalah kegiatan efektif jarak dekat yang gelombangnya paling besar. Karena di situ ada momentum yakni bersatunya waktu, ruang, suasana, kondisi, dan rahmat Maha Kuasa.

Mengapa perlu konsisten, apakah sekali berkumpul saja tidak cukup? Dan apa tidak lebih mudah berhubungan via grup WA? Tentunya, itu akan sama sekali tidak cukup dan berbeda hasil yang dirasakan. Alat, fasilitas tersebut digunakan ketika kita sama sekali tidak mampu untuk menjalankan apa yang seharusnya kita dapat lakukan tanpa alat. Jadi, yang diusahakan utama adalah bagaimana kita memaksimalkan kekuatan fisik, mental, beserta hati kita untuk menghadapi setiap momen.

Konsisten diperlukan, karena perangnya manusia adalah lupa dan ketidaksadaran. Sering kali manusia terlena dengan kemudahan dan kenikmatan sehingga tidak waspada ada bencana kecil di sampingnya. Terlalu indah dan nyamannya kehidupan membuat kita lupa bagaimana hidup menderita. Mengapa perlu hidup menderita, karena dengannya kita bisa mendapatkan tiket untuk lebih mendekat kepada-Nya. Oleh karena itu, hidup perlu seimbang. Ada nyaman juga susah. Ada mudah, ada sulit. Ada kaya, ada miskin. Ada sedih, juga ada bahagia. Semua telah tercipta berpasang-pasangan. Untuk apa? Agar manusia senantiasa awas dan menjaga keseimbangan hidupnya.

Di saat kita terlupa, kita perlu orang lain untuk mengingatkan kita. Mungkin di satu aspek tertentu kita lupa, tapi mungkin orang lain sedang terjaga kesadarannnya akan hal itu. Hal itu yang membuat penting untuk konsisten bersama. Dalam kebersamaan itu kita saling mengingatkan, membantu mengumpulkan puing-puing pengetahuan yang nantinya dapat menjadi satu bangunan pemikiran dan berguna ketika kegalauan menghampiri diri sendiri.

Bersama untuk menyendiri, adalah salah satu cara kita untuk kembali pulang. Dengan bersama, bertemu orang, memberikan pengetahuan kita, berbagai informasi, mendapatkan pengetahuan ataupun informasi. Terkadang, uniknya ketika berkumpul, kita tidak paham apa yang sedang dibicarakan oleh kelompok tersebut. Tapi kita menangkap maksud baik dari salah satu narasumber, kita terinsipirasi dari cara atau gaya bicaranya saja, dan seketika membuat kita menjadi lebih bersemangat. Hal semacam itu, sekecil itu pun tak lagi sepele jika dapat membuat kita berubah menjadi lebih baik.

Maka mulai sekarang perhatikan hal-hal kecil, sekecil apapun dalam laku hidupmu, hal-hal di sekitarmu ataupun terhadap setiap situasi yang membuatmu harus bertahan.

Amunisi yang dibawa dari berkumpul bersama adalah salah satu cara untuk kita dapat menjaga keseimbangan pikiran kita yang paling utama. Setelah itu diikuti keseimbangan tingkah laku kita.

Malang, 19-01-2017

Mery Yulikuntari

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY