Dataran Lantai yang Landai

Dataran Lantai yang Landai

0
706

Lantai biru bergambar bayangan putih
Tak henti-hentinya ia menadahi tapak kaki
Putih ia, keruh kemudian.
Lalu dibasahi oleh air

Basuhlah lagi ia.
Lagi harum dan semerbak
Kemudian kotor lagi

Sang penahan pijakan
Masih menahan beban ringan, dibandingkan dengan Penopang beban sejati.
Rundamen kokoh menjulang

Tapi itu bukan dia.
Hanya kotak demi kotak
Yang sengaja disusun rapi untuk dipijaki
Tidak sama dengan atap yang memayungi ruangan
Tidak juga lebih agung dari bentuk-bentuk yang Lainnya.

Tapi cukup berguna bagi kaki-kaki
Yang memiliki tujuan.
Yang memiliki pelabuhan
Yang mengenal dirinya.
Yang bercinta dengan hidupnya.
Yang menghuni Sungai-sungai segar-Nya.
Dan mengenyam buah-buahan-Nya

 

Puisi : Armadhania

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY