Jika dibahasakan dalam dunia komputer. Reboot, restart dan refresh meski terkesan sama, namun sesungguhnya memiliki maksud yang berbeda. Diantara ketiganya titik perbedaan begitu kentara di langkah awal dan efek yang dihasilkannya. Reboot adalah memulai kembali dengan berbagai pilihan, tujuannya adalah untuk menginstal ulang ataukah memilih media berbeda saat memulai komputer. Media yang dimaksud bisa booting via CD/DVD, via hardisk ataupun flashdisk (removable disk). Sebelum masuk ke proses boot, terdapat prosedur POST (Power On Self Test) yang harus dilewati. POST adalah langkah untuk mengecek hardware yang terhubung apakah dalam kondisi siap digunakan ataukah error. Jika error maka akan muncul pesan kesalahan dan tidak akan masuk ke proses booting yang sesungguhnya.

Sementara restart tidak lebih kompleks dibanding reboot. Restart memiliki maksud memulai kembali komputer yang sebelumnya dimatikan beberapa saat. Tujuannya adalah agar beberapa driver, software atau hardware yang baru diinstal dapat dikenali dengan baik oleh komputer secara keseluruhan. Metode restart bisa dikatakan sebagai langkah mengintegrasikan agar software dan hardware terkoneksi secara holistik. Jika tidak direstart bisa jadi pembaharuan apapun tidak dikenali atau kurang maksimal..

Sama dengan reboot, pada restartpun juga memiliki prosedur POST. Karena memang POST adalah prosedur awal untuk pengecekan komponen yang melekat pada dirinya. Namun pada restart tidak akan ada pilihan booting via apa, sesudah POST komputer akan dibawa untuk memasuki sistem utama.

Sistem utama yang dimaksud adalah sistem operasi. Fungsi utama sistem operasi adalah menjembatani antara hardware, software dengan manusia (user). Jika tidak ada sistem operasi, maka program office, music player dsb tidak akan mendapat tempat untuk dipasang. Sistem operasi adalah sistem dasar. Sistem paling dasar yang berpengaruh terhadap kompatibilitas software yang selanjutnya akan dipasang.

Lalu yang terakhir adalah refresh. Refresh sendiri adalah bagian paling sederhana dibanding reboot dan restart. Karena refresh tak begitu terlihat efek yang dihasilkan. Metode refresh biasanya dilakukan ketika komputer terlalu banyak menjalankan program sehingga performa terasa lemot. Ada yang meyakini bahwa tujuan utama dari refresh adalah agar memori komputer kembali segar dan harapannya komputer ‘agak’ cepat. Ada juga yang berpendapat bahwa perubahan yang terjadi di dekstop tidak serta merta terjadi secara instan, maka untuk memuat ulang kembali perubahan yang dilakukan di desktop maka diperlukan klik kanan refresh pada dekstop. Dewasa ini, dengan perkembangan hardware yang begitu wow, maka refresh jarang sekali dilakukan. Sebab hardware sudah sangat mendukung multitasking dan kerja berat.

Sebagai penikmat ilmu komputer, banyak sekali kesadaran yang bisa digali dari hidup ketika menimbangnya dengan komponen komputer. Komputer sendiri adalah “manusia sederhana.” Komputer adalah kreasi manusia yang didasarkan logic. Namun banyak manusia yang mendewakan komputer. Padahal manusia tetap memiliki keunikan, yakni feel. Feel adalah fungsi hati, dan sebagus bagusnya hati adalah hati yang sehat (Qolbun Salim). Hati yang senantiasa berusaha tetap nggondeli jika tindak tanduk mulai merugikan dan mendukung penuh jika sarat akan manfaat. Secanggih dan sepakar apapun, komputer tetaplah logic. Maka, beruntunglah bagi manusia yang peka perasaannya.

Sepanjang hidup adalah proses pembelajaran. Ada masa dimana berbagai beban hidup silih berganti menguji. Hidup memang seringkali begitu melelahkan. Lelah adalah pertanda untuk sejenak istirahat, bukan untuk berhenti selamanya. Pilih jenis istirahat terbaik untukmu, reboot, restart, ataukah refresh. Jangan kau shutdown dirimu jika itu bukan atas wewenag Tuhanmu. Kawan, apapun hal yang tengah kau perjuangkan. Percayalah! Terhadap semua niat baikmu, Tuhan tidak hanya merestui, tapi juga menfasilitasi. Yakinlah! Di saat seluruh dunia mengabaikan perjuanganmu, Tuhan akan selalu memperhatikan. Karena dunia adalah lahan ujian, dan selama ujian berlangsung, kita tak pernah sendiri. Selalu ada dewan pengawas dan dewan penguji, menghitung tangismu yang menetes dan keringatmu yang menguap.

Ifa Alif

LEAVE A REPLY